June 21, 2020

ASKEP HERPES ZOSTER PDF

REVIEW ARTICLE. Herpes-zoster and post-herpetic neuralgia. Ana Virgínia Tomaz PortellaI; Liane Carvalho de Brito de SouzaI; Josenília Maria Alves GomesII. Contented Cows Presentation. Linda Dalton. Askep herpes zoster AKPER PEMKAB MUNA. Operator Warnet Vast Raha. Labo3de4vtecedit fin. Acute Hepatitis or Abscess. • Hepatomegaly due to CHF. • Perforated Duodenal Ulcer. • Herpes Zoster. • Myocardial Ischemia. • Right Lower Lobe Pneumonia.

Author: Tele Moogusida
Country: Great Britain
Language: English (Spanish)
Genre: Finance
Published (Last): 19 April 2015
Pages: 160
PDF File Size: 12.6 Mb
ePub File Size: 20.48 Mb
ISBN: 781-7-88384-359-7
Downloads: 95304
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tenos

Home Documents Laporan Kasus Herpes zoster. Laporan Kasus Herpes zoster Download Report. Published on Dec View Download Infeksi ini merupakan reaktivasi virus varisela zoster dari infeksi endogen yang menetap dalam bentuk laten setelah infeksi primer oleh virus 1 Herpes zoster terjadi secara sporadis sepanjang tahun tanpa prevalensi musiman.

Terjadinya herpes zoster tidak tergantung pada prevalensi varisela, dan tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa herpes zoster dapat diperoleh oleh kontak dengan orang lain dengan varisela atau herpes. Sebaliknya, kejadian herpes herpea ditentukan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan host-virus 2.

Salah satu faktor risiko yang kuat adalah usia lebih tua 2,3,4. Ada peningkatan insidens dari zoster pada anak anak normal yang terkena chicken pox ketika berusia aske; dari 2 tahun 5. Faktor resiko utama adalah disfungsi imun selular.

Pasien imunosupresif memiliki resiko 20 sampai kali lebih besar dari herpes zoster daripada individu imunokompeten pada usia yang sama 2. Immunosupresif kondisi yang berhubungan dengan risiko tinggi dari herpes zoster termasuk human immunodeficiency virus HIVtransplantasi sumsum tulang, leukimia dan limfoma, penggunaan kemoterapi pada kanker, dan penggunaan kortikosteroid 2. Pasien dengan herpes zoster kurang menular dibandingkan pasien dengan varisela. Virus dapat diisolasi dari vesikel dan pustula pada herpes zoster tanpa komplikasi sampai 7 hari setelah munculnya ruam, dan untuk waktu yang lebih lama pada individu immunocompromised.

Pasien dengan zoster tanpa komplikasi dermatomal muncul untuk menyebarkan infeksi melalui kontak langsung dengan lesi mereka. Pasien dengan herpes zoster dapat disebarluaskan, di samping itu, menularkan infeksi pada aerosol, sehingga tindakan pencegahan udara, serta pencegahan kontak diperlukan untuk pasien tersebut 6. Manifestasi dari herpes zoster biasanya ditandai dengan rasa sakit yang sangat dan pruritus selama beberapa hari sebelum mengembangkan karakteristik erupsi kulit dari vesikel berkelompok pada dasar yang eritematosa.

Gejala prodormal biasanya nyeri, disestesia, parestesia, nyeri tekan intermiten atau terus menerus, nyeri dapat dangkal atau dalam terlokalisir, beberapa dermatom atau difus. Nyeri prodormal lamanya kira kira 2 3 hari, namun dapat lebih lama 5. Tujuan dari pengobatan adalah menekan inflamasi, nyeri dan infeksi.

Loa Pocong, Lembur Situg. Keluhan TambahanNyeri, panas, dan gatal pada daerah lukac. Pasien juga mengeluh nyeri, rasa panas dan gatal pada daerah luka.

  ANALISIS DEL JURAMENTO HIPOCRATICO PDF

Gelembung dirasakan semakin bertambah besar dan banyak, diatas kulit yang berwarna kemerahan. Pasien mengatakan bahwa nyeri dan kelainan kulit hanya terjadi pada daerah punggung kiri sampai ke dada kiri saja. Keluhan tidak dirasakan pada bagian tubuh lainnya. Dokter puskesmas merujuk pasien ke dokter spesialis kulitd.

Riwayat Penyakit Lampau Riwayat penyakit serupa pada pergelangan kaki 10 tahun yang lalu Riwayat alergi makanan dan obat disangkale. Riwayat pada Keluarga Riwayat keluhan yang sama dikeluarga disangkal Riwayat alergi makanan dan obat disangkal2.

Torakalis sinistra setinggi T Efloresensi: Eritema, vesikel, krusta Sifat efloresensi: Torakalis sinistra setinggi Hereps b. Berkelompok Penyebaran dan lokalisasi: Herpetiformis, unilateral, konfluens Duh Tubuh Eksudat uretra: Pada pemeriksaan dermatologis didapatkan UKK eritema, vesikel, krusta pada punggung kiri hingga dada kiri, sifatnya herpetiformis, distribusi unilateral, besar 0,5 1 cm. Acyclovir 5 x mgParacetamol 3 x mgVitamin B complex 3 x 1 tab Aplikasi topikal: Ad bonam Quo ad functionam: Ad bonam Quo ad sanationam: Diagnosis tersebut didapatkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik.

Laporan Kasus Herpes zoster

Pada anamnesa didapatkan pasien mengeluh terdapat gelembung gelembung di punggung kiri dan dada kiri sejak 2 minggu SMRS dan semakin bertambah besar dan banyak. Pada daerah yang terdapat gelembung, terasa panas, nyeri dan gatal.

Keluhan ini memberi gambaran kemungkinan pasien menderita suatu infeksi. Pada kasus ini, tempat predileksi herpes zoster di daerah torakalis sinistra Usia pasien ini adalah 60 tahun dimana terjadinya herpes zoster ini adalah pada masa dewasa, terutama usia 50 tahun keatas. Berdasarkan anamnesa, faktor-faktor yang mendukung timbulnya herpes zoster ini yaitu: Awalnya terjadi nyeri di daerah predileksi.

Nyeri lokal pada dermatom saraf mendahului atau bersamaan dengan timbulnya lesi. Nyeri bisa ringan, sampai berat, bersifat tajam, membakar,atau tumpul. Timbul suatu gelembung gelembung vesikel dengan disertai rasa nyeri dan panas. Vesikel bergerombol monomorfik dengan dasar eritem dan edem sesuai distribusi dermatomal berisi cairan jernih, kemudian mengeruh dapat menjadi pustula dan krustosa dengan lokalisasi unilateral, paling sering mengenai saraf torakal, lumbal, sacral, dan oftalmik.

Bisa terdapat limfadenopati lokal. Pada pemeriksaan kulit ditemukan vesikel dan bulla yang berkelompok dan eritematous Adapun diagnosis banding pada kasus ini adalah sebagai berikut1. Herpes Simpleks Gejala Efloresensi pada Herpes Zoster sama dengan Efloresensi pada Herpes simpleks ditandai dengan erupsi berupa vesikel yang bergerombol, di atas dasar kulit yang kemerahan.

Sebelum timbul vesikel, biasanya didahului oleh rasa gatal atau seperti terbakar yang terlokalisasi, dan kemerahan pada daerah kulit. Herpes simpleks terdiri atas 2, yaitu tipe 1 dan 2. Namun, yang membedakannya dengan herpes simpleks yaitu Lesi yang disebabkan herpes simpleks tipe 1 biasanya ditemukan pada bibir, rongga mulut, tenggorokan, dan jari tangan. Lokalisasi penyakit yang disebabkan oleh herpes simpleks tipe 2 umumnya adalah di bawah pusat, terutama di sekitar alat genitalia eksterna.

  LEVINTHAL DRUGS BEHAVIOR AND MODERN SOCIETY PDF

Sedangkan Herpes Zoster bisa di semua tempat, paling sering pada torakal 7 Pengobatan Umum Herpes Zoster merupakan penyakit kulit yang adalah virus.

Adapun obat-obatan yang diberikan, bertujuan untuk Mengatasi infeksi virus akut, Mengatasi nyeri akut yang ditimbulkan oleh virus herpes zosterMencegah timbulnya neuralgia pasca herpetik 10 Selama fase akut, pasien dianjurkan tidak keluar rumah, karena dapat menularkan kepada orang lain yang belum pernah terinfeksi varisela dan orang dengan defisiensi imun.

Usahakan agar vesikel tidak pecah, misalnya jangan digaruk dan pakai baju yang longgar. Untuk mencegah infeksi sekunder jaga kebersihan badan 11 Pengobatan Khusus 1. Obat Antivirus Obat yang biasa digunakan ialah asiklovir dan modifikasinya, misalnya valasiklovir dan famsiklovir. Asiklovir dapat diberikan peroral ataupun intravena. Asiklovir Sebaiknya pada 3 hari pertama sejak lesi muncul. Obat lain yang dapat digunakan sebagai terapi herpes zoster adalah valasiklovir.

Selain itu famsiklovir juga dapat dipakai. Famsiklovir juga bekerja sebagai inhibitor DNA polimerase. Analgetik Analgetik diberikan herpex mengurangi neuralgia yang ditimbulkan oleh virus herpes zoster. Obat yang biasa digunakan adalah asam zoeter atau golongan acetaminofen. Analgetik Dapat juga dipakai seperlunya ketika nyeri muncul 7, 12, 13 Sesuai dengan teori maka pada pasien ini diberikan analgetik untuk mngurangi neuralgia berupa golongan acetaminophen: Topikal Jika masih stadium vesikel diberikan bedak dengan tujuan protektif untuk mencegah pecahnya vesikel agar tidak terjadi infeksi sekunder.

Bila erosif hdrpes kompres terbuka. Prognosis Terhadap penyakitnya pada dewasa dan anak-anak umumnya baik, tetapi zostr tua risiko terjadinya komplikasi semakin tinggi, dan secara kosmetika dapat menimbulkan makula hiperpigmentasi atau sikatrik.

Ilmu Penyakit Kulit dan Aske. Varicella and Herpes Zoster. Dermatology in General Medicine. J Lookingbill and Marks Principles of Dermatology.

United States of America: Skin Disease Diagnosis and Treatment. Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit. Viral Infection of the Skin. Lippincotts Primary Care Dermatology.

Herpes-zoster and post-herpetic neuralgia

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Diseases of the Skin. WB Saunders Company, ; Laporan Kasus Herpes Zoster 2 Documents.

Laporan Kasus herpes zoster – Rien Novia Hetpes Refleksi Kasus Herpes Zoster Documents. Kajian Kasus Herpes Zoster Documents. Kasus Herpes Zoster Ophtalmicus Documents.

Askep dengan kasus Herpes zoster Documents. Laporan Kasus Herves Zoster Documents. Laporan Kasus Varicella Zoster Documents. Laporan Kasus 2 Herpes Documents. Laporan Kasus Herpes Zooster Documents.